"Sekiranya anda mampu untuk menulis demi Islam, maka tulislah seberapa banyak yang mampu. Tinggalkanlah pesanan-pesanan berharga buat ummat yang sedang lalai. Mudah-mudahan suatu hari nanti apabila mereka terbaca mereka mampu tersedar dan memperoleh kekuatan untuk membuat perubahan bagi diri mereka dan orang lain."

-Mohd Hakimi Bin Lockman

"A leader is a reader".

-anonymous


Saturday, September 18, 2010

Taqlid, pengertian, dan jenisnya


 gambar hiasan


Secara bahasa :

وضع الشيء في العنق محيطاً به كالقلادة

“Meletakkan sesuatu di leher dengan melilitkan padanya seperti tali kekang.”

Secara istilah :

اتباع من ليس قوله حجة

“Mengikuti perkataan orang yang perkataannya bukan hujjah.”

Keluar dari perkataan kami : ( 
من ليس قوله حجة ) “orang yang perkataannya bukan hujjah” :

ittiba’ (mengikuti) Nabi sholallohu alaihi wa sallam, mengikuti ahlul ijma’, dan mengikuti shahabat jika kita katakan bahwa perkataan shahabat tersebut adalah hujjah, maka mengikuti salah satu dari hal tersebut tidaklah dinamakan taqlid, karena hal ini merupakan ittiba’ kepada hujjah. Akan tetapi terkadang disebut sebagai taqlid dari sisi majaz dan perluasan bahasa.


TEMPAT-TEMPAT TERJADINYA TAQLID

Taqlid dapat terjadi dalam dua tempat :
Yang pertama : seorang yang taqlid (muqollid) adalah orang awam yang tidak mampu mengetahui hukum (yakni ber-istimbath dan istidlal, pent) dengan kemampuannya sendiri, maka wajib baginya taqlid. Berdasarkan firman Alloh ta’ala :

فَاسْأَلُواْ أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ

“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” [QS. an-Nahl : 43]

Dan hendaknya ia mengikuti orang (yakni ‘ulama, pent) yang ia dapati lebih utama dalam ilmu dan waro’(kehati-hatian)nya, jika hal ini sama pada dua orang (‘ulama), maka hendaknya ia memilih salah seorang diantara keduanya.

Yang kedua : terjadi pada seorang mujtahid suatu kejadian yang ia harus segera memutuskan suatu masalah, sedangkan ia tidak bisa melakukan penelitian maka ketika itu ia boleh taqlid. Sebagian ‘ulama mensyaratkan untuk bolehnya taqlid : hendaknya masalahnya (yang ditaqlidi) bukan dalam ushuluddin (pokok agama/aqidah, pent) yang wajib bagi seseorang untuk meyakininya; karena masalah aqidah wajib untuk diyakini dengan pasti, dan taqlid hanya memberi faidah dzonn (persangkaan).

Dan yang rojih (kuat) adalah bahwa yang demikian bukanlah syarat, berdasarkan keumuman firman Alloh subhanahu wa ta’ala :
فَاسْأَلُواْ أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ
“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” [QS. an-Nahl : 43]

Ayat ini adalah dalam konteks penetapan kerosulan yang merupakan ushuluddin, dan karena orang awam tidak mampu untuk mengetahui (yakni ber-istimbath dan istidlal, pent) kebenaran dengan dalil-dalinya

Maka jika ia memiliki udzur dalam mengetahui kebenaran, tidaklah tersisa (baginya)
kecuali taqlid, berdasarkan firman Alloh subhanahu wa ta’ala:
فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ


“Bertakwalah kepada Alloh semampu kalian.” [QS. at-Taghobun : 16]


JENIS-JENIS TAQLID :

Taqlid ada dua jenis : umum dan khusus.

  1. Taqlid yang umum : seseorang berpegang pada suatu madzhab tertentu yang ia mengambil rukhshoh-rukhshohnya1 dan azimah-azimahnya2 dalam semua urusan agamanya.

    Dan para ‘ulama telah berbeda pendapat dalam masalah ini. Diantara mereka ada yang berpendapat wajibnya hal tersebut dikarenakan (menurut mereka, pent) orang-orang muta-akhirin memiliki udzur (tidak mampu, pent) untuk ber-ijtihad; diantara mereka ada yang berpendapat haramnya hal tersebut karena apa yang ada padanya dari keharusan yang mutlak dalam mengikuti orang selain Nabi sholallohu alaihi wa sallam.

    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata : “Sesungguhnya dalam pendapat yang mewajibkan taat kepada selain Nabi dalam segala perintah dan larangannya adalah menyelisihi ijma’ dan tentang kebolehannya masih dipertanyakan.”
    Beliau juga berkata : “Barangsiapa memegang suatu madzhab tertentu, lalu ia melaksanakan yang menyelisihi madzhabnya tanpa taqlid kepada ‘ulama lain yang memberinya fatwa dan tanpa istidlal dengan dalil yang menyelisihinya, dan tanpa udzur syar’i yang menunjukkan halalnya perbuatan yang dilakukannya, maka ia adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya, pelaku keharoman tanpa ada udzur syar’i, dan ini adalah mungkar. Adapun jika menjadi jelas baginya apa-apa yang mengharuskan adanya tarjih pendapat yang satu atas yang lainnya, baik dengan dalil-dalil yang terperinci jika ia tahu dan memahaminya, atau ia melihat salah seorang ‘ulama yang berpendapat adalah lebih ‘aalim (tahu) tentang masalah tersebut daripada ‘ulama yang lain, yang mana ‘ulama tersebut lebih bertaqwa kepada Alloh terhadap apa-apa yang dikatakannya, lalu orang itu rujuk dari satu pendapat ke pendapat lain yang seperti ini maka ini boleh, bahkan wajib dan al-Imam Ahmad telah menegaskan akan hal tersebut.

  2. Taqlid yang khusus : seseorang mengambil pendapat tertentu dalam kasus tertentu, maka ini boleh jika ia lemah/tidak mampu untuk mengetahui yang benar melalui ijtihad, baik ia lemah secara hakiki atau ia mampu tapi dengan kesulitan yang sangat.
    FATWA SEORANG MUQOLLID (ORANG YANG BERTAQLID):
Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuanjika kamu tidak mengetahui.” [QS. an-Nahl : 43]

Dan ahludz dzikr ( 
َأهلَالذِّكْر ) mereka adalah ahlul ilmi, dan muqollid bukanlah termasuk ahlul ilmi yang diikuti, akan tetapi ia hanya mengikuti orang lain.

Abu Umar Ibnu Abdil Barr dan yang selainnya berkata: “Manusia telah berijma’
bahwa muqollid tidak terhitung sebagai ahli ilmu, dan bahwa ilmu adalah mengetahui kebenaran dengan dalilnya.”

Ibnul Qoyyim berkata: “Yang demikian sebagaimana dikatakan oleh Abu Umar, karena manusia tidak berbeda pendapat bahwa ilmu adalah pengetahuan yang dihasilkan dari dalil.
Adapun jika tanpa dalil, maka ini adalah taqlid
.”

Kemudian setelah itu Ibnul Qoyyim menyebutkan 3 pendapat tentang bolehnya fatwa dengan taqlid:

  • Yang pertama: tidak boleh berfatwa dengan taqlid karena taqlid bukanlah ilmu, dan berfatwa tanpa ilmu adalah harom. Ini merupakan pendapat kebanyakan al-Ash`haab (yakni ‘ulama Hanabilah, pent) dan kebanyakan (jumhur) Syafi’iyyah.

  • Yang kedua : bahwa hal tersebut boleh dalam masalah yang berkaitan dengan dirinya sendiri, dan seseorang tidak boleh taqlid dalam masalah yang ia berfatwa dengannya kepada orang lain.
  • Yang ketiga : bahwa hal tersebut boleh ketika ada hajat (keperluan) dan tidak adanya seorang ‘aalim mujtahid, pendapat ini merupakan pendapat yang paling benar dan pendapat ini dilakukan. Selesai perkataannya (Ibnul Qoyyim, pent).


Dan dengan ini maka sempurnalah apa yang kami ingin menulisnya dalam kesempatan yang singkat ini, kita memohon kepada Alloh agar memberikan kepada kita petunjuk dalam perkataan dan perbuatan, dan menutup amalamal kita dengan kesuksesan, sesungguhnya ia Maha Memberi dan Maha Pemurah, sholawat dan salam semoga tercurah atas Nabi kita Muhammad dan keluarganya.


————————–
Rukhshoh ( ما ثبت بدليل شرعي لخصوص حالة العذر كالصلاة قاعداً أو مضطجعاً) : (الرخصة) “Apa-apa yang
tetap dengan dalil syar’i yang khusus pada kondisi adanya udzur; seperti sholat sambil
duduk atau berbaring”. Pent

Azimah ( 
ما ثبت شرعاً لغير حالة العذر كالصلاة قائماً) :(العزيمة ) “Apa-apa yang tetap/berlaku secara
syar’i, bukan dalam kondisi adanya udzur; seperti sholat sambil berdiri. pent


p/s : sesungguhnya , seorg yg berakal itu bukanlah yg mengikut tanpa alasan yg kukuh...

Friday, July 9, 2010

what can i say....



alhamdulillah.... b'syukur sgt kpd Allah taala yg telah memberikan
kpd ana kjayaan dlm MUET 2010 .... tp xde la gempak sgt....
biasa2 jer.... klu nk tgk result klik kt sini ....  my result...

dan xlupe jgak ... diucapkan taniah kpd candidate MUET 2010 yg lain
yg berjaya ....

harap2 lpas akn mnyusul kjayaan2 yg lain... insyllah ...
doakan kjyaan ku dan sahabat2 ku...

thanx a lot to my teachers , my parents and my friends.... u guys rock... ho2

Ya Allah ampunilah dosa2 kami , ibubapa kami dan guru2 kami ...
ya Allah berkatilah ilmu kami dan dan berikanlah kami 
kejayaan di dlm stp pepriksaan yg kami hadapi dgn 
penuh kecemerlangan .... amin ya Rabbal alamin

Sunday, July 4, 2010

KELEBIHAN BERSELAWAT...







1) Sabda Rasullah SAW : Barangsiapa yang berselawat keatasku sekali,nescaya Allah akan turunkan rahmat keatasnya 10 kali ganda - (hari Muslim.)

2) Allah akan hapuskan dosa2 kecil dengan kita mengamalkan
berselawat sebanyak 11 kali setiap kali selesai menunaikan solat
fardu.


3) Jodoh ditentukan oleh Allah. Amalkan selawat 100 kali sehari,
insya Allah akan dipermudahkan bertemu jodoh sama ada lelaki @
wanita.

4) Setiap penyakit ada penawarnya. Bacalah selawat 7 kali pada air
dan minum. Insya Allah, perut yang sakit atau memulas akan sembuh.

5) Sesiapa yang amal membaca selawat 3 kali setiap selepas solat 5 waktu akan dihilangkan kebuntuan fikiran dalam menghadapi apa jua masalah.

6) Amalkan membaca selawat sebanyak 1000 kali sehari, insya Allah akan dikurniakan kebijaksanaan pemikiran. Di samping itu berusahalah untuk menerokai pelbagai ilmu.

7) Sesiapa yang mengamalkan berselawat 11 kali setiap hari, dengan izin Allah dirinya akan lebih dihormati dan dihargai oleh orang lain.

8) Menurut Sayyid Ahmad Dahlan, sesiapa yang berselawat walau sekali pada malam Jumaat, saat mautnya kelak akan dipermudahkan Allah seperti yang dihadapi oleh para nabi.

9) Sesiapa yang berselawat 41 kali sehari, Insya Allah akan
dihindarkan daripada sifat tercela seperti hasad dengki, dan
sebagainya dalam dirinya.

10) Sesiapa yang amalkan berselawat 1000 kali pada malam Jumaat, Insya Allah akan beroleh kebahagiaan sama ada di dunia mahupun di akhirat.

11) Amalkan selawat 11 kali tiap kali selesai solat fardu kerana
Allah akan mengindahkan akhlaknya menjadi lebih disenangi di
kalangan orang lain.

12) Berselawat 33 kali sehari dapat menjernihkan hati, mudah
memahami akan sesuatu ilmu yang diajarkan, di samping beroleh
ketenangan fikiran.

13) Sesiapa yang berselawat tak kiralah banyak mana hitungannya
setiap hari akan dapat keberkatan dalam apa jua dengan syarat ia
berusaha mencari keredhaanNya.

14) Amalan berselawat sebanyak yang mungkin setiap hari menjamin keselamatan hidup dan pertolongan Allah, lebih-lebih lagi pada saat kita menghadapi kesukaran hidup.

15) Menurut Syibab Ahmad, sesiapa berselawat 3 kali setiap selesai
solat Subuh, Maghrib & Isyak, Allah akan menghindarkannya daripada sebarang bencana.

16) Sesiapa yang amalkan berselawat sebanyak 1000 kali setiap hari, Allah akan memeliharanya daripada sebarang ancaman musuh serta bahaya fitnah.

17) Amalan berselawat secara teratur setiap hari mampu membersihkan kekeruhan jiwa, dipermudahkan Allah akan segala urusan dan mendapat keampunan daripadaNya.


18) Menurut As-Shawi, sesiapa yang membaca selawat secara rutin, akan terpelihara hatinya daripada gangguan serta tipu daya syaitan yang melalaikan.

19) Membaca selawat 10 kali pada setiap waktu pagi dan petang akan memperolehi keredhaan serta dijauhkan diri daripada mendapat kemurkaan Allah.

20) Sesiapa yang membaca selawat sebanyak 7 kali selama 7 Jumaat berturut2, ia bakal mendapat syafaat (pertolongan)daripada baginda SAW.

21) Menurut Al-Hafiz Dimyati, sesiapa yang berhajat menemui Nabi SAW dalam mimpinya maka amalkan membaca selawat sebanyak 70 kali sehari.

22) Ada riwayat yang menyatakan bahawa amalan berselawat 80 kali tiap selepas solat Asar pada hari Jumaat, InsyaAllah akan dihapuskan dosa2 kecil seseorang.

23) Sesiapa yang sering mengamalkan berselawat pada setiap hari,
Allah akan bukakan pintu rahmat dan rezeki yang tidak disangka-
sangka baginya.

24) Jiwa yang resah gelisah dapat ditenangkan dengan zikir,
termasuklah berselawat sekerap yang mungkin kerana Allah itu Maha Luas rahmatnya.

25) Ulamak berpendapat, sesiapa yang mengamalkan selawat saban hari tak kira berapa hitungannya, insya Allah dihindarkan daripada taun dan wabak penyakit berbahaya yang lain.

26) Membaca selawat 1000 kali selepas solat hajat 2 rakaat mampu
menghilangkan keresahan, rasa dukacita serta dikabulkan Allah akan
hajatnya.

27) Menurut para ulama, sesiapa yang inginkan saat kematiannya dalam kesudahan yang baik, maka berselawatlah sebanyak 10 kali setiap selesai solat Maghrib.

28) Para Ulamak berpendapat, Allah akan sempurnakan hajat yang baik dengan sentiasa berselawat 40 hingga 100 kali setiap hari, diikuti dengan usaha yang berterusan.

29) Sabda Nabi SAW: Barangsiapa yang berselawat kepadaku sebanyak 100 kali pada hari Jumaat, maka ia akan datang pada hari kiamat dengan keadaan bercahaya - dari Abu Naim.

30) Sabda Nabii SAW: Barangsiapa berselawat kepadaku 10 kali pada waktu pagi dan 10 kali pada waktu petang tiap hari, ia akan beroleh syaafaatku pada hari kiamat - dari Thabrani

p/s:di petik dari trangngkite..

Penduduk Gaza meminta supaya dikembalikan bekalan air dan kuasa elektrik




Jumaat, 02/07/2010 -Para penduduk Gaza telah membuat satu desakkan terhadap Negara-Negara Arab Islam dan Dunia Bebas dan juga kepada sesiapa jua yang mempunyai hati dan perasaan supaya mengambil tindakan untuk mengembalikan semula bekalan air dan kuasa elektrik yang telah dipotong secara berterusan semenjak seminggu yang lepas sambil menekankan bahawa bekalan air dan elektrik tersebut hanya akan wujud untuk beberapa jam sahaja yang mana sememangnya tidak mencukupi untuk mereka menjalani kehidupan seharian.
Berdasarkan laporan daripada salah satu stesyen radio tempatan mengatakan bahawa laungan salah seorang penduduk di situ yang sudah hampir serak suaranya jelas kedengaran kerana mengadu mengatakan bahawa bekalan air tidak sampai ke rumahnya dan tidak sampai ke perumahan kawasan kejirananya semenjak lebih dari empat hari dan mengatakan lalat,nyamuk dan bermacam jenis serangga telah menghurungi rumahnya dan kawasan kejirananya kerana kotor dan air pula tiada untuk membersihkanya.
Begitu juga seorang penduduk yang lain yang hanya ingin dikenali sebagai Ummu Muhammad mengadu bahawa bekalan elektrik tidak sampai ke rumahnya dan jikalau ada pun hanya untuk beberapa jam sahaja dan keadaan tersebut kadang-kadang boleh berlaku sepanjang malam dan telah berlarutan semenjak empat bulan lebih.
sumber : http://www.palestine-info.info/ar/
penterjemah :  putra duad

Saturday, June 26, 2010

Israel Menempatkan Iklan Bagi Organisasi Sukarelawan Untuk Serang Kapal


Jumaat , 25/06/2010 -Sebuah organisasi keselamatan Israel menempatkan iklan di bahagian iklan di surat khabar Israel Yediot Aharonot, mencari “sukarelawan wanita” untuk menyerang dan menghalau wanita dari armada bantuan Lubnan “Miriam” yang sarat dengan bekalan bantuan dan aktivis keamanan wanita.
Iklan menyatakan bahawa “Wanita dengan kekuatan fizikal yang besar dan motivasi” diperlukan sebagai asas sukarela untuk menyerang dan menghalau wanita dari kapal bantuan Lubnan. Ia juga memiliki sejumlah mel suara untuk para sukarelawan untuk menelefon dan mendaftar.
Iklan itu juga mendakwa bahawa kapal itu dihantar oleh pihak Hizbullah Lubnan, sedangkan pihak itu sendiri menyangkal sebarang hubungan dengan armada tersebut, seperti yang dilaporkan Mondoweiss.
sumber : http://www.imemc.org
penterjemah : bob

Israel Benar Kemasukan 4,000 Tan Kerikil untuk UNRWA




Jumaat , 25/06/2010 -Para pegawai Israel hari ini membuka pintu sempadan Karem Abu Salem untuk membolehkan kemasukan jumlah terhad dan bantuan bahan bakar ke Jalur Gaza.
“Penjajah Israel akan membuka persimpangan Al-Montar untuk membolehkan kemasukan 4000 tan kerikil untuk projek-projek UNRWA serta 124-134 van sarat dengan bantuan dan barang untuk sektor industri dan pertanian” kata Raed Fatouh, pegawai rasmi sempadan Palestin. Dia menambah bahawa mereka akan memberi dalam jumlah terhad gas memasak dan bahan api yang diperlukan untuk menjalankan penjanaan kuasa di Gaza.
Pihak berkuasa Israel membenarkan hari Selasa 120 van sarat dengan bantuan dan barang-barang dan 198 tan gas memasak dan 126000 liter untuk industri solar.
sumber : The Palestine Telegraph



penterjemah :  ameen

Tuesday, June 15, 2010

Hold My Hand

I hear the flower’s kinda crying loud
The breeze’s sound in sad
Oh no
Tell me when did we become,
So cold and empty inside
Lost a way long time ago
Did we really turn out blind
We don’t see that we keep hurting each other no
All we do is just fight

Now we share the same bright sun,
The same round moon
Why don’t we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought

Hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what we have left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let’s pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you

Children seem like they’ve lost their smile
On the new blooded playgrounds
Oh no
How could we ignore , heartbreaking crying sounds
And we’re still going on
Like nobody really cares
And we just stopped feeling all the pain because
Like it’s a daily basic affair

Now we share the same bright sun,
The same round moon
Why don’t we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought

Hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what we have left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let’s pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you

No matter how far I might be
I’m always gonne be your neighbor
There’s only one small planet where to be
So I’m always gonna be your neighbor
We cannot hide, we can’t deny
That we’re always gonna be neighbors
You’re neighbor, my neighbor
We’re neighbors

So hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what have left behind

So hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what have left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let’s pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you


maher zain


4 the rest of my life by maher zain...

Monday, June 14, 2010

Ustaz Hassan Shukri kembali ke rahmatullah




KUALA LUMPUR, 14 Jun: Bekas Timbalan Presiden PAS, Ustaz Hassan Shukri meninggal dunia di Hospital Selayang kira-kira jam 2 petang sekejap tadi.

Beliau yang dimasukkan ke hospital Selayang pagi ini baru sahaja pulang dari Kota Bharu jam 10.30 malam tadi selepas menyertai Muktamar PAS ke 56 di sana. Turut serta bersama beliau malam tadi adalah Haji Subky Latif dan Haji Abdul Rahman.

Ustaz Hassan telah berada di Kota Bharu sejak Rabu 9 Jun lagi kerana menyertai mesyuarat Majlis Syura Ulama pada petang hari tersebut. Pada malamnya beliau menyertai majlis perasmian dewan-dewan oleh Mursyidul Am di Putik dan pada hari Khamis beliau menyertai Muktamar Dewan Ulama di Markas Dewan Ulama (Madu) di Machang.

Menurut Puan Naznah Taha, isteri Haji Subky, Ustaz Hassan telah membawa kereta yang dinaiki mereka bertiga dari Kuala Krai namun berhenti di Kuala Lipis kerana mengadu sakit dada.

Sesampai mereka di rumah jam 10.30 malam tadi, Ustaz Hassan terus mengadu sakit dada tetapi hanya mengesyaki akibat dari pajeri nenas yang beliau makan malam tadi.

Selepas tidak berhenti sakit, kira-kira jam 9.00 pagi tadi, Ustaz Hassan dihantar anak beliau ke Hospital Selayang. Selepas itu dibawa ke Unit Rawatan Jantung (CCU) dan meninggal dunia kira-kira jam 2.00 petang.

Jenazah beliau masih lagi di hospital kini.

Naznah yang merupakan rakan rapat keluarga Ustaz Hassan ketika bercerita kepada Harakahdaily berkata, buat pertama kalinya beliau dan isteri Ustaz Hassan, Puan Hamidah tidak mengiringi bersama suami masing-masing ke muktamar.

"Kali ini, Kak Midah berbolak-balik antara hendak pergi atau tidak ke muktamar kerana ada kenduri dekat sini. Hasilnya dia tidak pergi dan saya hanya pergi ke muktamar Dewan Muslimat dan terus pulang," cerita Naznah.

Sebelum timbalan Presiden, Ustaz Hassan pernah menjadi Naib Presiden dan juga Setiausaha Agung PAS. Beliau dianggap arkitek kepada Markas Tarbiyah PAS Pusat, Taman Melewar dan rumah beliau juga adalah bersebelahan dengan markas yang menjadi pejabat PAS sejak sekian lama sebelum berpindah ke Jalan Raja Laut.

Semasa menggulung perbahasan ucapan dasar, Pengerusi Lajnah Perpaduan Nasional PAS, Mujahdi Yusof menyebut Ustaz Hassan adalah orang penting di belakang draf perlembagaan untuk memboleh tertubuhnya Dewan Himpunan Penyokong PAS (DHPP).

Ini kerana, Ustaz Hassan adalah Pengerusi Jawatankuasa Teknikal pindaan perlembagaan untuk membolehkan DHPP ditubuhkan.

Jenazah Ustaz Hassan akan disembahyangkan jam 9.00 pagi esok di Surau Taman Melewar.

harakahdaily

Saturday, May 1, 2010

Saturday, April 24, 2010

...pesanan rasullah....



Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra : “Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, Iaitu :

1. Sebelum mengkhatamkan Al Qur’an,

2. Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di hari akhir,

3. Sebelum para muslim meredhai kamu,

4. Sebelum melaksanakan haji dan umrah….

“Bertanya Aisyah :

“Ya Rasulullah.. .. Bagaimana dapat melaksanakan empat perkara seketika?”

Rasul tersenyum dan bersabda : “Jika engkau tidur bacalah : Al
Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur’an.
Bismillaahirrahman irrahiim, Qulhuallahu ahad’ Allahushshamad’ lam
yalid walam yuulad’ walam yakul lahuu kufuwan ahad’ (3 x)

Membacalah selawat untukKu dan para nabi sebelum ku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat.

Bismillaahirrahmaan irrahiim, Allahumma salli ‘alaa saidina Muhammad wa’ala ali saidinaa Muhammad ( 3 x )

Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meredhai mu.

Astaghfirullahal azim allazi laa Ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih ( 3 x )

Dan perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umrah”

Bismillaahirrahmaan irrahiim, Subhanallahi Walhamdulillaahi walaailaaha illallahu Allahu akbar(3 x )

Sekian untuk ingatan kita bersama.

* Sebarkan kisah ini kepada saudara Muslim yang

lain. Ilmu yang bermanfaat adalah salah satu amal jariah yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya walaupun dia sudah mati.


Saturday, April 17, 2010

Jom Ajak Mereka Solat!



Aku ada mengikuti beberapa program ihya' Ramadhan dan motivasi, terkadang mempunyai tugas untuk memberi tazkirah dan sedikit kuliah kepada peserta program tersebut. Biasanya soalan yang akan terbit dari bibirku adalah "Siapa sini yang cukup solat 5 waktu sehari semalam?". Adalah yang mengangkat tangan dua, tiga ketul, itupun takut-takut (tak yaqin?). Begitulah seterusnya, aku akan bertanyakan siapa yang bersolat 4,3,2,1 dan tak solat langsung kepada peserta program. Dan bilangan yang mengangkat tangan adalah melebihi mereka yang sempurna solatnya dalam sehari.

Sejarah Solat.


Solat merupakan ibadat yang telah disyariatkan oleh ALlah semenjak zaman dahulu lagi. Dan ALlah telah berfirman kepada Nabi Ismail yang bermaksud :

Dan dia menyuruh ahlinya bersembahyang dan menunaikan zakat dan dia adalah orang yang diredhai di sisi Tuhannya (Maryam :55)

Dalil Solat disyariatkan :

1. Di dalam surah ar Rum ayat 17-18 bererti : Maka bertasbihlah kepada ALlah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu subuh dan bagiNya segala puji di langit dan di bumi dan di waktu kamu berada pada petang hari dan waktu zohor.

Ibn Abbas berkata : Maksud di petang hari ialah sembahyang Maghrib dan Isyak, waktu Subuh ialah sembahyang Subuh, petang hari ialah sembahyang Asar, dan waktu Zohor.

2. Firman ALlah dalam Surah an Nisa':103 yang bererti : Sesungguhnya sembahyang itu adalah kewajipan yang ditentukan waktunya ke atas orang-orang yang beriman.


Dalil daripada hadith ialah :

1. Hadith berkenaan dengan peristiwa Israk dan Mikraj sebagaimana yang telah disebut. Diriwayatkan oleh Bukhari (342) dan Muslim (163) bahawa RasuluLLah s.a.w telah bersabda yang bererti :

Telah dibuka atap rumahku, sedangkan aku ketika itu di Makkah. Lalu Jibril turun....kemudian ia memegang tanganku dan mengangkatku ke langit....Kemudian ALLah telah mewajibkan ke atas umatku dengan 50 waktu sembahyang ...Lalu aku berulang alik kepadanya. Kemudian ALLah berfirman : Ia hanya lima waktu (dari segi kewajipan menunaikannya) dan 50 waktu (dari segi pahala) tidak ditukar ganti lagi kata-kata di sisiKu.

Menurut pendapat yang sahih, peristiwa Israk Mikraj berlaku 18 bulan sebelum hijrah Nabi s.a.w ke Madinah. Dengan demikian sembahyang lima waktu yang diwajibkan itu telah memansuhkan sembahyang dua rakaat pada waktu pagi dan petang.

2. Hadith yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim daripada Ibnu Abbas r.a bahawa Nabi telah mengutuskan Muaz bin Jabal ke Yaman lalu bersabda kepadanya yang bererti :

Serulah mereka kepada pengakuan bahawa tiada Tuhan (yang wajib disembah) melainkan Allah dan bahawasanya aku adalah Muhammad Utusan ALLah. Sekiranya mereka mentaati perkara tersebut, maka ajarkanlah kepada mereka bahawa ALLah telah memfardhukan ke atas mereka sembahyang limwa waktu sehari semalam.


Mengapa kita perlu bersolat? Agaknya ada juga orang yang bertanyakan kelebihan bersolat. Berbeza sungguh dengan generasi sahabat dahulu, mereka dengar dan taat tanpa banyak cakap. Diri kita pula, sebelum mengerjakan ibadah kita lebih menumpukan apa yang kita dapat, apa ganjaran yang diterima. Sedangkan ALLah tidak pernah pula meminta kita apa-apa sebagai balasan dengan nikmat yang banyak telah Dia berikan. Dia hanya menyuruh kita menyembah Dia.

Seorang sahabat bertanya kepada RasuluLLah s.a.w, apakah amalan yang paling afdhal? Jawab RasuluLlah s.a.w : Sembahyang, Dia bertanya lagi Kemudian apa? Baginda menjawab : Sembahyang. Dia bertanya lagi : Kemudian apa? Baginda menjawab : Sembahyang (Riwayat Ibnu Hibban)

Apa kelebihan solat?

Dari riwayat Bukhari (505) meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a bahawa Nabi s.a.w telah bersabda yang bererti : ALLah akan menghapuskan dosa-dosa dengan menunaikan sembahyang lima waktu.

Dan hadith riwayat Muslim (231) meriwayatkan daripada Othman r.a bahawa RasuluLLah s.a.w telah bersabda : "Barangsiapa yang menyempurnakan wudhuk sebagaimana yang diperintahkan ALlah, maka sembahyang limwa waktu yang diwajibkan itu akan menghapuskan dosa yang dilakukan antara waktu-waktu sembahyang tersebut".

Kita dibezakan sembahyang (dalam bahasa arabnya adalah solat) dengan agama-agama yang tidak diakui ALlah. Kita ada disiplin waktu untuk bertemu dengan ALlah. Apatah lagi sebagai hamba ALlah yang kerdil. Perkara yang pertama akan ditanya di hari perhitungan adalah SOLAT.

Sahabat, beritahulah kepada mereka bahawa solat itu wajib (bagi yang telah memenuhi syarat sebagai mukallaf).

RasuluLLah telah bersabda dalam hadith yang diriwayatkan oleh Muslim (668) daripada Jabir bin AbduLlah r.a dia berkata yang bererti :RasuluLLah telah bersabda :

Sembahyang lima waktu seumpama sungai yang mengalir dengan air yang begitu banyak di pintu rumah seseorang kamu. Setiap hari dia mandi sebanyak lima kali. Jabir menceritakan, al Hasan telah berkata : "Dan yang demikian itu tidaklah meninggalkan kotoran sedikitpun".

Sumber Rujukan : Kitab Fikah Mazhab Syafi'e - Bersuci dan Sembahyang oleh Dr Mustofa al Khin, Dr Mustofa al Bugho dan Ali Asy Syarbaji. Terbitan Pustaka Salam Sdn. Bhd

sumber : klik sini

Friday, April 9, 2010

Mengawal Atau Mengunci Nafsu?






Posted by ummahonline
trackback

Oleh: Abong

Cerita yang akan saya bawa ini, mungkin ada kaitan dengan mereka yang masih hidup atau yang telah mati. Jika ada persamaan, ia adalah secara kebetulan semata-mata. Cerita ini akan diolah seakan-akan ia menjadi kisah yang benar-benar berlaku.

Cerita ini akan berkait dengan watak si A. Cuba gambarkan si A ini sebagai pelajar lelaki biasa, dan penampilan agamanya kurang (dari segi pakaian yang paling jelas), tetapi dalam masa yang sama dia tak berputus asa dalam membaiki amalan agamanya.

Situasi pertama. Pada suatu petang, A dan kawan-kawan (kaum Adam) berjalan-jalan di sebuah kompleks membeli belah. Seperti kebiasaan persekitaran yang wujud adalah amalan mungkar seperti pendedahan aurat berleluasa. Namun bukan isu itu yang menjadi fokus utama.

Semasa dalam perjalanan membeli belah, kawan A menegur A dengan berkata, ” Ala, kau jangan jadi hipokrit la….rezeki dah ada depan mata, tengok je la, ko pun suka kan?”….

A hanya diam dan hanya dapat senyum kambing sahaja.

Situasi kedua. Pernah satu ketika A melihat sebuah drama bersiri Korea bersama-sama kawannya(kaum Hawa dalam tempat yang tak boleh menimbulkan fitnah). Dalam drama itu ada watak heroin dan watak perempuan penggoda yang akan mengganggu hubungan cinta heroin tersebut.

Untuk watak penggoda, maka pelakon itu diperlukan untuk kelihatan seksi, justeru kebanyakan aksesori pakaiannya adalah begitu mencabar nafsu kaum yang bergelar Adam.

Babak pada waktu itu penggoda tampil, tapi bukan dengan pakaian seksi. Apabila penggoda itu tampil, kawan A (kaum Hawa) pun berkata,”Ha…ni mesti kau suka tengok, sebab perempuan ni memang suka pakai seksi”….dengan nada yang sinis.

A pun menjawab…”Eh konfem la aku suka, mana ada lelaki normal yang tak tertarik dengan kecantikan wanita”.

Situasi ketiga. Pada suatu hari A bertemu dengan seniornya. A percaya padanya. Dan A senang berkongsi masalah dengannya. A mengatakan padanya bahawa A mempunyai masalah tentang bagaimana untuk mengawal nafsu.

Senior A ini adalah seorang yang amat praktikal dalam agama. Beliau boleh menjadi ustaz, beliau boleh menjadi seorang kapten dalam pasukannya dan beliau juga boleh menjadi seorang kawan yang baik.

Jawapan yang senior itu bagi adalah lebih kurang begini,” Ala rilek la, kau kan lelaki normal. Jangan bimbang la, selagi mana kau ada perasaan salah ni maka kau masih lagi seorang hamba Allah yang baik. Kau tak perlu mengunci nafsu.Kau kena pandai kawal nafsu. Iman pun turun-naik”.

Daripada ketiga-tiga situasi diatas, apa yang dapat kita simpulkan?

Apa yang ingin saya bawa disini ialah, manusia itu dibekalkan dengan nafsu dan akal. Manakala iman itu perlu dicari. Jadi bagaimana hubungkait antara ketiga-tiga elemen ini?

Orang yang pandai menggunakan akal, tapi tanpa bimbingan iman, takkan ke mana. Iman adalah sesuatu yang bernilai, apabila iman itu turun, walaupun kita sedar tentang perbuatan buruk itu, tetapi kita kan lebih cenderung untuk meneruskannya.

Dalam situasi pertama. Kawan si A, beranggapan dengan mengikut hawa nafsu, maka kita takkan menjadi hipokrit. Mungkin maksud dia adalah, jangan disangkal kehendak nafsu. Oleh kerana si A dan kawan-kawannya terdiri dari golongan biasa(bukan golongan ustaz), maka kawan si A mengeluarkan pendapat sedemikian.

Dalam situasi kedua. Kawan si A (kaum Hawa), menegur A dengan nada yang sinis. Mungkin dia beranggapan bahawa lelaki yang kurang alim penampilannya memang suka melihat maksiat. Manakala lelaki yang alim, tidak mempunyai nafsu.

Dalam situasi ketiga, senior si A memahami hubungkait diantara elemen akal, nafsu dan iman.

Manusia dibekalkan nafsu. Kita tak boleh menafikannya. Tetapi manusia dibekalkan akal. Dalam masa yang sama tak ramai orang berjaya mengawal nafsu hanya dengan bantuan akal semata-mata.

Akal sepatutnya digunakan untuk mencari hidayah dan taufik agar kemanisan iman dapat dirasa. Apbila iman subur didalam jiwa, maka ia dapat memandu akal untuk mengawal nafsu, dan bukannya mengunci nafsu.

Akal tanpa panduan iman, mungkin akan cuba mengatasi nafsu dengan mengunci nafsu. Adakah nafsu ini sesuatu yang buruk dan memang perlu dikunci? Adakah Allah bagi nafsu kepada manusia hanya untuk dikunci? Jadi, apakah tujuan dicipta Hawa dari jenis Adam itu sendiri?

Nafsu itu perlu dikawal. Bukan perlu dikunci. Disini saya tak akan menyentuh bab-bab untuk mengawal atau mengunci nafsu secara terperinci. Tetapi kepada para remaja yang berhadapan dengan masalah nafsu, jangan mudah berputus asa kepada Allah. Allah ada berfirman dalam ayat 53-55, Surah Az-Zumar yang mana maksudnya, Allah akan mengampunkan dosa-dosa hambanya walaupun dosa itu begitu besar. Dan Allah juga menerangkan tentang cara-cara mensucikan diri(untuk kembali padaNya), yakni dengan berpandukan wahyu yang diturunkan.

Lihat betapa Allah tidak mahu hambaNya berputus harap dari Nya. Allah bukan sahaja memberi peluang tetapi Allah juga memberi panduan tentang macam mana untuk kembali padanya. Bukankah ini satu motivasi yang paling berharga?!

Begitu untungnya orang Islam mempunyai Tuhan Yang Maha Pengampun!

http://ummahonline.wordpress.com/2006/01/18/mengawal-atau-mengunci-nafsu/